Arti kata "after three days without reading, talk becomes flavorless" dalam bahasa Indonesia
Apa arti "after three days without reading, talk becomes flavorless" dalam bahasa Inggris? Mari pelajari arti, pengucapan, dan cara penggunaan kata ini bersama Lingoland
after three days without reading, talk becomes flavorless
US /ˈæftər θriː deɪz wɪˈðaʊt ˈriːdɪŋ, tɔːk bɪˈkʌmz ˈfleɪvərləs/
UK /ˈɑːftə θriː deɪz wɪˈðaʊt ˈriːdɪŋ, tɔːk bɪˈkʌmz ˈfleɪvələs/
Frasa
setelah tiga hari tanpa membaca, pembicaraan menjadi hambar
A proverb suggesting that reading is essential for meaningful and interesting conversation; without it, one's speech lacks depth and substance.
Contoh:
•
He felt his vocabulary shrinking and realized that, as the saying goes, after three days without reading, talk becomes flavorless.
Dia merasa kosakatanya menyusut dan menyadari bahwa, seperti pepatah mengatakan, setelah tiga hari tanpa membaca, pembicaraan menjadi hambar.
•
I need to pick up a book again; after three days without reading, talk becomes flavorless.
Saya perlu membaca buku lagi; setelah tiga hari tanpa membaca, pembicaraan menjadi hambar.